Kendari, Lintas21.com - Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara (KBST) mengadakan kegiatan Bengkel Sastra (Musikalisasi Puisi) bagi Siswa SMA/Sederajat di Kabupaten Kolaka Utara, dimulai dari 24—26 April 2024 di Aula Wisma Amalia, Lasusua, Kolaka Utara.
Kegiatan itu untuk mendorong dan meningkatkan bakat para siswa dalam bidang sastra, dengan mengundang 40 siswa dan 10 guru pendamping dari 10 SMA/sederajat di Kabupaten Kolaka Utara.
Mewakili Kepala KBST Sukmawati mengatakan, kegiatan bengkel sastra (musikalisasi puisi) dilaksanakan untuk menindaklanjuti kegiatan festival musikalisasi puisi tingkat nasional. KBST telah melaksanakan kegiatan Bengkel Sastra (musikalisasi puisi) sejak lima tahun terakhir, tetapi baru tahun ini Kabupaten Kolaka Utara mendapatkan kesempatan sebagai daerah sasaran dilaksanakannya kegiatan bengkel sastra ini.
Lanjutnya, musikalisasi puisi merupakan salah satu cara mendekatkan siswa terhadap sastra dan sebagai ajang penyaluran kreativitas siswa dalam bersastra sehingga dapat menumbuhkan sikap positif untuk dunia pendidikan, bahasa, dan pelestarian kebudayaan bagi generasi muda dan generasi bangsa yang penuh keberagaman.
“Saya yakin talenta-talenta yang ada di daerah tidak kalah dengan talenta teman-teman yang ada di Kota Kendari. Itulah mengapa kami mencoba menyasar ke daerah untuk melahirkan talenta-talenta baru yang mungkin akan membawa nama Sulawesi Tenggara di tingkat nasional” ujarnya.
Kegiatan Bengkel Sastra tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sultra Wilayah Cabang Kolaka Utara Drs. Andi Rahman. Dalam sambutannya, ia mengimbau siswa dan guru pendamping untuk memanfaatkan kegiatan ini dengan maksimal.
Dia berharap kegiatan tersebut tidak hanya terputus sampai di sini, tetapi sekolah peserta undangan tetap berpartisipasi dalam kompetisi festival musikalisasi puisi tingkat provinsi yang akan diadakan oleh KBST.
"Sehingga kepala sekolah dapat menyisihkan dana BOS-nya untuk pendanaan dan bagian kesiswaan dapat memberikan dukungan kepada siswa untuk mengikuti kompetisi, baik tingkat provinsi maupun nasional," tuturnya.