Koentivitas Transportasi Mudahkan Investasi Masuk di Daerah

Dipost Tanggal : 03-08-2024
Admin Lintas21
Koentivitas Transportasi Mudahkan Investasi Masuk di Daerah
Bandara Haluoleo Kendari.

Kendari, Lintas21.com - Moda Transportasi sangat penting bagi kehidupan manusia. Moda transpotasi maafatnya sebagai alat transportasi untuk melakukan perpindahan dari satu tempat ke tempat lainnya, baik orang maupun barang.

Sarana dan prasarana moda transportasi baik darat, laut maupun udara di Provinsi Sultra terus digenjot guna memudahkan aksetabilitas dan kelancaran transportasi secara terpadu.

Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Sultra mencatat peningkatan sarana dan prasarana perhubungan darat, laut dan udara menjadi suatu prioritas pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk melakukan mobilitas dan distribusi barang lintas daerah. 

"Tidak hanya pemenuhan kuantitas sarana dan prasarana saja namun peningkatan kualitas yang diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam memanfaatkan sarana dan prasarana perhubungan secara maksimal," jelas Kepala DPM PTSP Sultra Parinringi baru-baru ini.

Berdasarkan data Dinas Perhubungan Provinsi Sultra, arus transportasi darat sangat dinamis atau terjadi perkambangan dalam lima tahun belakangan ini. Jumlah penumpang yang datang dengan yang pergi juga cukup dinamis.

Berdasarkan data di atas menunjukkan lalu lintas pesawat udara dan penumpang dari lima bandara di Sulawesi Tenggara memperlihatkan jumlah yang beragam dari tahun ke tahun. Pada Bandara Halu Oleo Kendari sejak tahun 2018 hingga 2022 jumlah lalu lintas pesawat udara terus meningkat demikian halnya jumlah penumpang datang dan berangkat, hal ini disebabkan karena sarana dan prasarana bandara semakin baik. 

Demikian halnya dengan bandara lainnya yang terus berbenah dalam meningkatkan pelayanannya, karena ketersediaan sarana dan prasarana yang memenuhi kelayakan yang ditetapkan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia menjadi garansi bagi pihak maskapai dan penumpang untuk memanfaatkan bandara tersebut untuk kebutuhan mobilitas penumpang dan distribusi barang. 

Sementara itu, distribusi barang bongkar maupun muat akan semakin bertambah seiring dengan meningkatnya lalu lintas pesawat udara yang mereduksi rentan waktu pendistribusian. Namun demikian, distribusi barang masih didominasi melalui angkutan darat dan laut karena selain kapasitas angkut yang lebih besar juga besaran biaya distribusi yang lebih minim.

Terminal Penumpang yang ada di Provinsi Sulawesi Tenggara berdasarkan RTRW Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2014-2034 ada 2 terminal penumpang, yaitu Terminal Penumpang Tipe A yang berlokasi di Kota Kendari, dan Terminal Penumpang Tipe B yang masih dalam proses perencanaan pembangunan dengan lokasi di beberapa Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Tenggara, yaitu di Kabupaten Konawe, Muna, Buton, Wakatobi, Kolaka Utara, Konawe Selatan, Konawe utara, Kolaka Timur, Buton Utara dan Kota Baubau.

 Selain itu direncanakan juga akan dibangun Terminal Barang berupa terminal truk angkutan barang yang lokasinya dekat pergudangan, pelabuhan laut, dan pelabuhan penyebarangan yaitu direncanakan di Kota Kendari, Baubau, Kabupaten Kolaka, Kolaka Utara, Konawe, Konawe Selatan, Bombana, Muna, Buton dan Buton Utara. Adv

Gambar Lainnya
Baca Artikel Lainnya :
Artikel Terbaru

Jumlah Pengunjung

Copyright © 2021. Lintas21.com ~ Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.